Lembuswana, Hewan Mitologi Rakyat Kutai
Loading...
Hewan ini sudah menjadi lambang Kerajaan Kutai sampai Kesultanan Kutai Kartanegara. Hewan ini menjadi hewan di dalam mitologi rakyat Kutai yang disucikan karena hewan ini merupakan tunggangan Mulawarman, yang bertahta sebagai Raja Kutai disekitar 1.500 tahun silam. Inilah Lembuswana, yaitu sosok berwarna keemasan yang identik dengan kawasan Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Lembuswana atau yang dikenal juga dengan nama Paksi Liman Jonggo Yokso ini berwujud binatang lembu atau sapi yang mempunyai belalai dan bertaring seperti halnya gajah. Mempunyai sayap seperti burung, mempunyai kuku dan juga taji seperti ayam jantan, bersisik seperti naga, dan bermahkota bagaikan seorang raja.
Kemunculan dari Lembuswana yang konon menjadi penguasa Sungai Mahakam selalu dihubungkan-hubungkan dengan lahirnya Putri Karang Melenu yang muncul bersamaan dengan satwa satu ini dari dasar Sungai Mahakam. Kelak, dikemudian hari sang putri pun menikah dengan seoarang raja bernama Aji Batara Agung Dewa Sakti. Dari sang putri inilah lalu dilahirkan penerus dinasti raja-raja Kutai Kartanegara.
Patung Lembuswana yang sudah menjadi ikon di Kutai Kartanegara, hal ini bisa dilihat di 2 (dua) lokasi. Pertama, berada di halaman depan Museum Mulawarman, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Kedua, patung Lembuswana raksasa juga ada di Pulau Kumala, sebuah destinasi wisata di tengah Sungai Mahakam.
Lembuswana atau yang dikenal juga dengan nama Paksi Liman Jonggo Yokso ini berwujud binatang lembu atau sapi yang mempunyai belalai dan bertaring seperti halnya gajah. Mempunyai sayap seperti burung, mempunyai kuku dan juga taji seperti ayam jantan, bersisik seperti naga, dan bermahkota bagaikan seorang raja.
Kemunculan dari Lembuswana yang konon menjadi penguasa Sungai Mahakam selalu dihubungkan-hubungkan dengan lahirnya Putri Karang Melenu yang muncul bersamaan dengan satwa satu ini dari dasar Sungai Mahakam. Kelak, dikemudian hari sang putri pun menikah dengan seoarang raja bernama Aji Batara Agung Dewa Sakti. Dari sang putri inilah lalu dilahirkan penerus dinasti raja-raja Kutai Kartanegara.
Lembuswana di Museum Mulawarman
Patung Lembuswana yang sudah menjadi ikon di Kutai Kartanegara, hal ini bisa dilihat di 2 (dua) lokasi. Pertama, berada di halaman depan Museum Mulawarman, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Kedua, patung Lembuswana raksasa juga ada di Pulau Kumala, sebuah destinasi wisata di tengah Sungai Mahakam.
Baca Juga :
- Seraung, Topi Khas Kalimantan
- Talawang, Tameng Atau Perisai Tradisional Khas Suku Dayak
- Tenun Ulap Doyo Dari Kalimantan Timur
- Tari Persembahan Kutai, Tarian Tradisional Dari Kutai Kartanegara Kalimantan Timur
- Tari Topeng Kemindu, Tarian Tradisional Dari Kutai Kartanegara Kalimantan Timur
- Tari Ganjur, Tarian Tradisional Dari Kutai Kartanegara Kalimantan Timur
- Mengenal Sulam Tumpar, Kain Sulam Khas Kalimantan Timur
- Ketipung, Alat Musik Tradisional Dari Kalimantan Timur
- Sampe, Alat Musik Tradisional Suku Dayak di Kalimantan
- Tari Papatai, Tarian Perang Suku Dayak di Kalimantan Timur
- Tari Gong, Tarian Tradisional Suku Dayak di Kalimantan Timur
- Tari Hudoq, Tarian Tradisional Dari Kalimantan Timur
- Tari Gantar, Tarian Tradisional Dari Kalimantan Timur
- Tari Burung Enggang, Tarian Tradisional Dari Provinsi Kalimantan timur
Suka artikel berjudul Lembuswana, Hewan Mitologi Rakyat Kutai, Yuk bagikan ke:



